Artikel Bela Negara

 Berbicara tentang pertahanan negara, tentu yang akan kita pikirkan adalah pertahanan dan penanggulangan yang penuh kecintaan terhadap bangsa dan negara, arti bela negara itu sendiri sebenarnya adalah sikap atau perilaku negara. Warga negara yang penuh rasa nasionalisme terhadap negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD 1945) dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Sikap ini didasarkan pada pasal 27(3) UUD 1945 “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pembelaan negara”, dalam hal ini setiap warga negara mempunyai tugas yang sama dalam urusan pertahanan negara, baik yang bersifat fisik maupun fisik. . dan sebaliknya. secara fisik Makna fisik artinya kita bela negara dengan tindakan yang menunjukkan, misalnya kita mengangkat senjata untuk ikut serta dalam pembelaan negara, sedangkan bela negara dengan cara non fisik, menggunakan cara yang tidak kelihatan tetapi efektif untuk melakukan tindakan. . contoh nasionalisme kita terhadap negara.


Tujuan bela negara sendiri adalah untuk menjaga kelangsungan hidup bangsa dan negara, melestarikan budaya, mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta mendukung jati diri dan keutuhan negara. Jika kita melihat ke masa lalu, bela negara sebelum dan sesudah kemerdekaan Republik Indonesia adalah upaya fisik, mengangkat senjata untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan republik tersebut, sedangkan di era globalisasi saat ini, upaya mempertahankan negaranya bukan begitu, kami cinta cinta kami untuk republik ini. Era globalisasi saat ini telah menimbulkan banyak permasalahan serius bagi patriotisme dan nasionalisme bangsa kita, teknologi di segala bidang terutama teknologi informasi merupakan suatu kebutuhan yang tidak dapat kita hindari, dimana masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan informasi baik bahkan buruk melalui jaringan online dimanapun. Dunia . . Hal ini berdampak nyata pada kehidupan masyarakat sekarang. Akibat pengetahuan yang tak terbendung ini, dampaknya adalah merosot dan memudarnya nilai-nilai budaya bangsa, merosotnya rasa solidaritas sosial, munculnya radikalisme yang mengancam negara.


Saat ini orang banyak berbicara bahasa gaul ketika mereka mencoba untuk membela negara karena sering terdengar gaul NKRI berteriak dengan harga mutlak saya Pancasila saya Indonesia sebagai penentang situasi saat ini. dan relasi antar anak bangsa yang dirasa terpecah belah, apa gunanya semboyan, sebagus apa pun, kalau hanya lisan, kalau tidak bisa kita implementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penyelenggaraan usaha pertahanan negara dalam kehidupan sehari-hari banyak contoh yang dapat kita terapkan hal-hal yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, orang-orang yang mengetahui memiliki potensi untuk berhasil dapat secara tidak langsung dan otomatis menguntungkan negara dalam bentuk peningkatan. dalam kecerdasan orang, orang berguna, pengusaha, ilmuwan cerdas dan lain-lain. Kegiatan sehari-hari yang ditujukan untuk pertahanan negara dan berdampak positif bagi kelangsungan dan pembangunan negara antara lain:



Mempertahankan negara dalam masyarakat, seperti:



- Meningkatkan dan menerapkan rasa toleransi dan gotong royong dengan masyarakat lain.


- Bekerja sesuai prinsip gotong royong menjaga kebersihan lingkungan.

Komentar